Langsung ke konten utama

ACTINOMYCOSIS - Definisi, Pencegahan dan Pengobatan



1. Identifikasi


Penyakit bakteri kronis, paling sering ditemukan di rahang, thoraks dan
rongga perut. Lesi jelas terlihat berupa jaringan indurasi bernanah dan fibrotik, menyebar secara perlahan pada jaringan sekitarnya; bisa terjadi sinusitis yang mengeluarkan discharge dan menembus ke permukaan. Didalam jaringan yang terinfeksi, organisme tumbuh bergerombol, disebut sebagai “granula sulfur”.

Diagnosa dibuat dengan ditemukannya, basil berbentuk langsing gram positif dengan atau tanpa cabang yang tidak membentuk spora, atau ditemukannya “granula sulfur” pada jaringan atau luka infeksi, atau dengan cara mengisolasi mikroorganisme dari sampel yang tidak terkontaminasi dengan flora normal selama pengambilan.

Diagnosa klinis dan kultur bisa membedakan antara actinomycosis dan actinomycetoma,
dua penyakit yang sama sekali berbeda.

2. Penyebab penyakit.


Actinomyces israelii adalah mikroorganisme patogen bagi manusia; A. naeslundii, A.
meyeri, A. odontolyticus dan Propionibacterium propionicus (Arachnia propionica atau
Actinomyces propionicus) juga telah dilaporkan menyebabkan actinomycosis pada manusia. A. viscosus jarang dilaporkan menyebabkan actinomycosis pada manusia tetapi dapat menyebabkan penyakit periodontal. Semua spesies adalah gram positif, tidak tahan asam bersifat, anaerob sampai dengan mikroaerofilik merupakan flora normal pada
manusia.

Baca Juga

3. Distribusi penyakit.


Infeksi pada manusia jarang terjadi, muncul sporadis di seluruh dunia. Semua ras, jenis
kelamin dan kelompok umur bisa terserang penyakit ini, tersering menyerang kelompok
umur 15 hingga 35 tahun; rasio laki-laki dan perempuan kira kira 2:1. Penyakit yang menyerang ternak, kuda dan binatang lainnya disebabkan oleh spesies lain dari
Actinomyces.

4. Reservoir.


Manusia merupakan reservoir alami dari A. israelii dan agen lain. Pada rongga mulut normal, organisme hidup sebagai mahluk saprofit pada lapisan plak gigi dan kripte tonsil, tanpa penetrasi yang jelas atau tanpa perubahan dari jaringan sekitarnya. Survei yang dilakukan di AS, Swedia dan di beberapa negara lain secara mikroskopis, ditemukan adanya A. israelii pada 40% dari granula kripte tonsil yang diambil, dan dengan kultur anaerob, A. israelii ditemukan pada 30 – 48% dari spesimen ludah atau sampel dari karies gigi.

A. israelii ditemukan di sekret vagina dari kira-kira 10 % wanita yang menggunakan alat kontrasepsi spiral. Tidak ditemukan adanya reservoir diluar manusia seperti pada sedotan minuman atau tanah.

5. Cara penularan.


Diasumsikan terjadinya penularan melalui kontak dari orang ke orang dan merupakan
bagian dari flora mulut yang normal. Dari rongga mulut organisme ini masuk ke paru-paru atau masuk ke tenggorokan melalui luka, dengan pencabutan gigi atau abrasi dari lapisan mukosa. Penyakit pada saluran pencernaan dan rongga perut penularan biasanya berasal dari usus buntu. Sumber penyakit bersifat endogen.

6. Masa inkubasi.


Tidak pasti, mungkin beberapa tahun sesudah kolonisasi pada jaringan rongga mulut, dan berhari-hari hingga berminggu-minggu sesudah terjadi luka dan penetrasi jaringan.

7. Masa penularan.


Waktu dan cara bagaimana spesies Actinomyces dan Arachnia menjadi bagian dari flora normal rongga mulut tidak diketahui; kecuali karena gigitan manusia yang jarang terjadi, infeksi tidak berhubungan dengan pajanan spesifik dengan orang yang terinfeksi.

8. Kerentanan dan kekebalan.


Kerentanan alami biasanya rendah. Imunitas yang terjadi sesudah terkena infeksi belum
pernah dilaporan.

9. Cara pemberantasan.


A. Tindakan pencegahan.

Tidak ada, kecuali dengan menjaga kesehatan dan kebersihan mulut dengan baik, menghilangkan plak gigi akan mengurangi risiko infeksi mulut.

B. Pengawasan dari penderita, kontak dan lingkungan sekitar.

1). Laporan pada instansi kesehatan setempat; laporan resmi biasanya tidak dilakukan. Kelas 5 ( lihat tentang pelaporan penyakit menular)

2). Isolasi : tidak dilakukan.

3). Disinfeksi serentak : tidak dilakukan.

4). Karantina : tidak dilakukan.

5). Imunisasi kontak : tidak dilakukan.

6). Investigasi dari kontak dan sumber infeksi : tidak perlu.

7). Pengobatan spesifik : tidak terjadi penyembuhan spontan. Pemberian penisilin
jangka panjang dengan dosis tinggi biasanya efektif; tetrasiklin, eritromisin, klindamisin dan sefalosporin adalah pengobatan alternatif yang lain. Drainase abses dengan tindakan bedah kadang diperlukan.

C. Penanggulangan wabah :
Tidak dilakukan, merupakan penyakit yang sporadis.

D. Implikasi bencana : tidak ada.

E. Tindakan Internasional : tidak ada


Sumber Pustaka :
Chin, James (2000) , Manual Pemberantasan Penyakit Menular


Komentar

Advertisement

loading...

TERPOPULER

Obat Penyembuh Kanker ditemukan di Kalimantan

Belum lama ini 2 Siswi SMA di Kalimantan telah menemukan obat untuk membunuh sel kanker. Obat tersebut pun telah di akui dunia.

Kedua siswi tersebut pun membawa hasil penelitiannya dalam ajang kompetisi Life Science di Seoul, Korea Selatan, pada 25 Juli 2019. Alhasil, mereka pun berhasil meraih medali Emas atas penemuan mereka tersebut.

Berkat penemuan kedua siswi Palangkaraya Kalimantan tersebut, tentu saja akan mengubah keadaan dunia medis dimasa mendatang. Ini menjadi pertama kalinya ditemukan tanaman yang mampu menyembuhkan kanker.

Sebelumnya sel kanker tidak ada obatnya, bahkan obat-obatan hanya mampu untuk meringankan perkembangan sel kanker.

Asal Mula Penemuan
Bagaimanakah kisah awal penemuan khasiat tumbuhan ini?
Adalah Daldin, warga suku Dayak asli di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yang menyampaikan pertama kali. Ia pula yang memberi nama tumbuhan ini.
Kisahnya bermula pada 1970-1980-an. Di kurun waktu itu, ibunda Daldin menderita kanker payudara. Menurut dokter, l…

Gigi Berlubang, Harus Bagaimana? Cabut atau Tambal

Apakah anda pernah mengalami gigi berlubang?

Gigi berlubang merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja, terutama bagi mereka yang kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut.

Seringkali gigi berlubang tidak menimbulkan gejala atau sakit saat masih tahap awal. Hal ini menyebabkan gigi berlubang sering sekali diabaikan. Namun saat lubang telah membesar dan telah mencapai pulpa, rasa sakit luar biasa mulai timbul dari lubang tersebut.

Saat lubang gigi telah membesar perlu dilakukan perawatan khusus. Mulai dari penambalan atau hingga harus dicabut. Lalu bagaimanakah baiknya? Tambal atau cabut?



Baca Juga Sebelum membahas itu anda wajib mengetahui penanganan gigi berlubang sesuai dengan tingkat kerusakannya.

1. Lubang Gigi Kecil Tak Kasat Mata Saat lubang masih sangat kecil dan bahkan tidak terlihat dengan kasat mata penanganannya akan menjadi lebih mudah. Anda cukup menggunakan flouride. Flouride dapat memperbaiki enamel gigi yang telah rusak dan memberikan penambalan pada lubang ta…

Kulit Gatal saat Kedinginan? Bisa jadi Alergi dingin, Berikut Pengobatannya

Sebagian orang atau mungkin anda mungkin pernah merasakan gatal saat terpapar udara dingin. Saat udara dingin secara tiba-tiba tubuh anda terutama kulit menjadi terasa gatal. Mungkin anda akan menganggap ini hal yang aneh dan tidak wajar, tapi itu bukan berarti tidak ada penjelasan medisnya.

Penyebab gatal saat udara dingin tidak selalu dikarenakan oleh alergi dingin. Terkadang kulit memang bereaksi gatal dengan udara dingin yang kering dikarenakan udara dingin tersebut membuat kulit anda menjadi kering dan kehilangan kelembabannya.

Reaksi gatal pada kulit memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan reaksi yang terjadi pada kulit. Seperti misalnya alergi dingin terkadang membuat kulit menjadi bercak merah atau bahkan bentol-bentol tetapi terkadang gatal saat udara dingin hanya membuat kulit kering dan gatal biasa saja.

Macam Penyebab Gatal Saat Udara Dingin Gatal saat udara dingin dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu sebagai berikut :
1. Kulit Kering  Udara yang hangat cende…

Manfaat Kesehatan dan Kandungan Nutrisi Buah Jeruk

Siapa yang tidak tahu akan buah satu ini?

Buah berwarna jingga (orange) manis ini merupakan salah satu buah yang sangat digemari. Memiliki rasa asam dan manis buah ini sangat sering disajikan dalam bentuk minuman seperti jus.

Masyarakat awam banyak yang mengetahui bahwa buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Seperti kita ketahui vitamin C sangat baik untuk membantu penyembuhan sariawan dan memelihara daya tahan tubuh.

Namun ternyata buah jeruk memiliki banyak manfaat lain bagi kesehatan. Berikut manfaat buah jeruk bagi kesehatan :

Manfaat Buah Jeruk bagi Kesehatan 1. Mencegah Sakit Asma Jeruk memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pernafasan. 
Pada era modernisasi sekarang ini radikal bebas semakin banyak tersebar dimana-mana. Setiap hari kita bisa terpapar radikal bebas.
Radikal bebas yang tersebar dapat menyebabkan korosi oksidasi. Korosi oksidasi dapat memperburuk peradangan dan menyebabkan asma. Jeruk dapat menetra…

Demam Virus Yang Disebabkan Oleh Arthropoda

ARTHROPOD-BORNE VIRAL ENCEPHALITIDES

MOSQUITO-BORNE VIRAL ENCEPHALITIDES

JAPANESE ENCEPHALITIS
WESTERN EQUINE ENCEPHALITIS
EASTERN EQUINE ENCEPHALITIS
ST. LOUIS ENCEPHALITIS
MURRAY VALLEY ENCEPHALITIS (AUSTRALIAN ENCEPHALITIS) 
LACROSSE ENCEPHALITIS CALIFORNIA ENCEPHALITIS ROCIO EENCEPHALITIS
JAMESTOWN CANYON ENCEPHALITIS
SNOWSHOE HARE ENCEPHALITIS
1. Identifikasi

Kelompok virus yang menyebabkan radang akut yang dalam waktu singkat mengenai
bagian bagian dari otak, sumsum tulang belakang dan selaput otak. Tanda dan gejala
penyakit ini sama, tapi sangat bervariasi dan tergantung pada tingkat berat - ringan dan
perjalanan penyakit. Sebagian besar infeksi tidak menampakkan gejala, gejala ringan
kadang terjadi berupa sakit kepala dengan demam atau berupa aseptic meningitis. Infeksi berat biasanya ditandai dengan gejala akut, berupa sakit kepala, demam tinggi, tanda-tanda meningeal, pingsan (stupor), disorientasi, koma, gemetar, kadang kejang (terutama pada anak-anak) dan spastik…