Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Ascariasis ( Infeksi Cacing Gelang ) - Penyebab dan Pengobatan

ASCARIASIS (Infeksi cacing gelang; Ascaridiasis) 1. Identifikasi Infeksi cacing pada usus halus yang biasanya ditandai dengan sedikit gejala atau tanpa gejala sama sekali. Cacing yang keluar bersama kotoran atau kadang keluar dari mulut, anus atau hidung adalah sebagai tanda awal adanya infeksi. Beberapa penderita menunjukkan gejala kelainan paru-paru (pneumonitis, sindroma Loffler) yang disebabkan oleh migrasi larva (terutama selama masa reinfeksi), biasanya ditandai dengan bersin, batuk, demam, eusinofilia darah dan adanya infiltrat paru-paru. Infeksi parasit yang berat dapat mengganggu penyerapan zat gizi makanan. Komplikasi serius, kadang fatal seperti ileus obstruktivus yang disebabkan oleh gumpalan cacing, terutama pada anak-anak; atau sumbatan pada organ yang berongga seperti pada saluran empedu, saluran pankreas atau usus buntu dapat terjadi yang disebabkan oleh cacing dewasa. Laporan terjadinya pankreatitis disebabkan oleh ascaris cenderung meningkat. Dia

Penjelasan Essefalitis ( Radang Otak ) Yang Ditularkan Oleh Kutu

ENSEFALITIDES DITULARKAN OLEH KUTU (TICK BORNE)  ENSEFALITIS TIMUR JAUH YANG DITULARKAN OLEH KUTU  (FAR EASTERN TICK BORNE ENCEPHALITIS) (RUSSIAN SPRING SUMMER ENCEPHALITIS) ENSEFALITIS EROPA TENGAH YANG DITULARKAN OLEH KUTU  (CENTRAL EUROPE TICK BORNE ENCEPHALITIS) PENYAKIT LOUPING POWASSAN VIRUS ENCEPHALITIS 1. Identifikasi Kumpulan penyakit virus yang secara klinis mirip dengan ensefalitis yang ditularkan oleh nyamuk kecuali subtipe Far Eastern Tickborne (FE) yang sering dihubungkan dengan timbulnya epilepsi fokal, lumpuh layuh (terutama pada bahu ) dan gejala sisa lain. Central European Tick Borne Encephalitis (CEE) disebut juga “difasik milk fever” (demam susu difasik) atau difasik meningoensefalitis dengan gejala yang lebih ringan namun berlangsung lama kira kira 3 minggu. Stadium awal demam dari CEE tidak berhubungan dengan gejala yang mengarah ke SSP, dan fase ke dua demam dan meningoensefalitis terjadi 4 – 10 hari sesudah pemulihan, kematian dan gejala

Demam Virus Yang Disebabkan Oleh Arthropoda

ARTHROPOD-BORNE VIRAL ENCEPHALITIDES MOSQUITO-BORNE VIRAL ENCEPHALITIDES JAPANESE ENCEPHALITIS WESTERN EQUINE ENCEPHALITIS EASTERN EQUINE ENCEPHALITIS ST. LOUIS ENCEPHALITIS MURRAY VALLEY ENCEPHALITIS (AUSTRALIAN ENCEPHALITIS)  LACROSSE ENCEPHALITIS CALIFORNIA ENCEPHALITIS ROCIO EENCEPHALITIS JAMESTOWN CANYON ENCEPHALITIS SNOWSHOE HARE ENCEPHALITIS 1. Identifikasi Kelompok virus yang menyebabkan radang akut yang dalam waktu singkat mengenai bagian bagian dari otak, sumsum tulang belakang dan selaput otak. Tanda dan gejala penyakit ini sama, tapi sangat bervariasi dan tergantung pada tingkat berat - ringan dan perjalanan penyakit. Sebagian besar infeksi tidak menampakkan gejala, gejala ringan kadang terjadi berupa sakit kepala dengan demam atau berupa aseptic meningitis. Infeksi berat biasanya ditandai dengan gejala akut, berupa sakit kepala, demam tinggi, tanda-tanda meningeal, pingsan (stupor), disorientasi, koma, gemetar, kadang kejang (terut

Macam Penyakit Demam Virus dan Cara Penanggulangannya

PENYAKIT ARTHRITIS DENGAN RUAM YANG DISEBABKAN OLEH VIRUS DAN DITULARKAN OLEH ARTHROPODA (Polyarthritis and Rash, Ross River fever, Epidemic polyarhtritis) DEMAM CHIKUNGUNYA DEMAM MAYARO (Mayaro fever, Uruma fever) DEMAM O’NYONG-NYONG  PENYAKIT VIRUS SINDBIS (OCKELBO) DAN PENYAKIT VIRUS LAINNYA (Penyakit Pogosta, Demam Karelian) 1. Identifikasi. Penyakit demam virus jenis ini sembuh dengan sendirinya ditandai dengan arthralgia atau arthritis, terutama di pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki dan persendian lainnya dari kaki dan tangan yang berlangsung beberapa hari hingga berbulan-bulan. Pada kebanyakan penderita, artritis berlangsung 1-10 hari diikuti dengan ruam makulopapulair, biasanya tidak gatal. Mengenai terutama bagian tubuh dan lengan. Enantema muncul pada daerah bucal dan palatum. Ruam menghilang dalam 7 –10 hari diikuti dengan deskuamasi ringan. Kadang-kadang tidak ada demam. Sering terjadi Limfadenopati pada leher. Pada

Demam Berdarah - Penyebab, Gejala dan Pengobatan

DEMAM BERDARAH ARENAVIRAL AFRIKA SELATAN ICD- 9 078.7 ; ICD-10 A 96 DEMAM BERDARAH JUNIN (ARGENTINIAN) ICD-10 A96.0 DEMAM BERDARAH MACHUPO (BOLIVIAN) ICD-10 A96.1 DEMAM BERDARAH GUANARITO (VENEZUELAN) ICD-10 A96.8 DEMAM BERDARAH SABIA (BRAZILIAN) ICD-10 A96.8 1. Identifikasi. Demam akut viral, berlangsung selama 7-15 hari. Onset berlangsung secara perlahan dimulai dengan malaise, sakit kepala, sakit “retro orbital “, mata merah dan demam, berkeringat diikuti dengan kelelahan. Mungkin ada petekie dan ekimose diikuti dengan eritema di muka, leher dan dada bagian atas. Enantem dengan petekie pada palatum molle sering terjadi. Infeksi yang berat menyebabkan epistaksis, hematemesis, melena, hematuri dan perdarahan gusi, ensefalopati, tremor dan sering terjadi berkurangnya reflex tendon. Bradikardi dan hipotensi disertai syok/renjatan sering ditemukan, dengan karakteristik adanya lekopeni dan trombositopeni. Albuminuria sering ditemukan disertai adanya silinder